144 Prajurit TNI di Papua Idap HIV/AIDS

Kompas.com - 12/08/2010, 11:48 WIB

JAYAPURA, KOMPAS.com Rumah Sakit Marthen Indey Jayapura, Papua, mencatat bahwa hingga Mei 2010 ada 144 prajurit Kodam XVII/Cenderawasih yang positif mengidap virus HIV/AIDS.      Kepala rumah sakit tersebut, dr Yenny Purnama, mengemukakan di Jayapura, Kamis (12/8/2010), bahwa dari 144 prajurit TNI yang positif mengidap HIV/AIDS itu, empat di antaranya telah meninggal. Adapun yang lain masih menjalani perawatan dan sudah diserahkan ke Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Papua (KPA Provinsi Papua).      "Bagi prajurit yang positif mengidap HIV/AIDS, mereka mendapat perawatan intensif dari Kodam dengan memperoleh obat secara rutin," ucapnya.      Ketika disinggung mengenai perlakuan terhadap prajurit yang positif terjangkit HIV/AIDS, Yenny Purnama mengemukakan, saat ini mereka tetap melakukan aktivitas seperti biasanya dan pihak Kodam tidak pernah membatasi ruang lingkup mereka.      "Mereka tetap menjalankan tugas sebagai prajurit karena kami tidak ingin ada stigma terhadap mereka," ujarnya.      Ia mengatakan, selama ini sosialisasi selalu dilakukan kepada seluruh jajaran TNI terutama di tempat-tempat yang paling rentan terkena HIV.      "Kami selalu memberi tahu dan mengimbau prajurit TNI dengan cara turun langsung ke lapangan," tandasnya. Ia mengimbau semua prajurit untuk mencegah hal-hal yang dapat mengakibatkan diri terinfeksi HIV/AIDS.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau